Bobot UN Lebih Besar, 60 Persen....

JAKARTA, KOMPAS -  Kementrian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) RI akan menetapkan bobot komponen nilai ujian nasional (UN) lebih besar dari bobot komponen nilai sekolah dalam menghitung nilai akhir siswa. Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh mengungkapkan, pemerintah telah sepakat menetapkan bobot nilai UN dengan nilai sekolah sebesar 60 persen berbanding 40 persen.

"60 banding 40, tinggal saya tanda tangani besok (Selasa/28/12/2010)," kata Nuh usai jumpa pers tentang perubahan mekanisme penyaluran dan BOS di kantor Kementrian Pendidikan Nasional, Jakarta, Senin (27/12/2010).
Category: 0 komentar

1.100 Sekolah RSBI Harus Diaudit BPK

JAKARTA, KOMPAS - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI harus mengaudit dana pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota dan masyarakat yang dikelola oleh sekolah berstatus RSBI/SBI (Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional/Sekolah Berstandar Internasional). Audit dilakukan untuk mencium dan mengungkap penyelewengan serupa, seperti di SDN RSBI Rawamangun 12 Pagi, Jakarta Timur.

Sebagaimana diketahui, BPK Perwakilan Jakarta menemukan indikasi kerugian negara/daerah sebesar Rp 4,5 miliar dalam pengelolaan dana BOS, BOP, Block Grant RSBI dan dana yang berasal dari masyarakat tahun 2007-2009 di SDN RSBI Rawamangun 12 Pagi tersebut. Penyelewengan terjadi dalam berbagai bentuk, salah satunya penggunaan dana yang berasal masyarakat untuk kegiatan sekolah meski kegiatan tersebut telah didanai oleh dana BOS, BOP dan Block Grant RSBI.
Category: 0 komentar

2015, Dana Sertifikasi Rp 60 Triliun

JAKARTA, KOMPAS — Pada 2015 nanti diperkirakan pemerintah harus menyediakan anggaran pembayaran tunjangan profesi guru sedikitnya Rp 60 triliun. Untuk 2011 mendatang, kuota sertifikasi guru akan dinaikkan hingga 50 persen, yaitu dari 200.000 guru menjadi 300.000 guru.
Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengemukakan kebijakan pemerintah tersebut di acara peluncuran fasilitas komunikasi tatap muka jarak jauh (telepresence) di Jakarta, Rabu (22/12/2010). Sementara itu, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemdiknas Baedhowi meminta Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dapat memenuhi target pengumpulan berkas sertifikasi.

Category: 0 komentar

Kuota Sertifikasi 2011 Naik 50 Persen

JAKARTA, KOMPAS - Kuota sertifikasi guru pada 2011 dinaikkan 50 persen, yaitu dari 200.000 guru menjadi 300.000 guru. Pada 2015 nanti diperkirakan pemerintah harus menyediakan anggaran pembayaran tunjangan profesi guru sedikitnya Rp 60 Triliun.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal mengemukakan kebijakan pemerintah tersebut di acara peluncuran fasilitas komunikasi tatap muka jarak jauh (telepresence) di Jakarta, Rabu (22/12/2010). Sementara itu, Direktur Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kemdiknas Baedhowi meminta Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) untuk berkoordinasi dengan dinas pendidikan kabupaten/kota untuk dapat memenuhi target pengumpulan berkas sertifikasi.
"Berkas yang diusulkan adalah yang telah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK). Supaya pelaksanaannya lancar," kata Baedhowi.
Category: 0 komentar

Rangkaian Peringatan Hari Ibu...

JAKARTA - Tugas kaum perempuan di masa mendatang masih sangat berat, terutama menghadapi target pembangunan milenium pada 2015.
“Meski demikian, kami harus tetap bekerja keras. Itu tekad kami. Jangan sebut kami hanya rame-rame untuk upacara serimonial saja,” kata Ketua Panitia Nasional Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-82 Dewi Motik Pramono.
Hal itu dikemukakan menjawab pertanyaan wartawan berkaitan dengan PHI 2010 yang akan dipusatkan di Taman Mini Indonesia Indah pada 22 Desember. Puncak acara ini dijadwalkan akan dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Bambang Yudhoyono.
Dewi Motik antara lain didampingi Wakil Ketua Panitia Nasional PHI 2010 Safruddin Setia Budi, Ketua Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Ny Ratna Djoko Santoso, Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Tetty Agus Suhartono, pimpinan Tim Penggerak PKK, Kowani, dan Bhayangkari.
Category: 0 komentar

Di Jambi RSBI di bubarkan...

JAMBI, KOMPAS- Wali murid Rintisan Sekolah Berstandar Internasional (RSBI) Pondok Meja, Senin (20/11/2010), menyayangkan sikap Pemerintah Provinsi Jambi yang menutup sekolah itu dan memindahkan siswanya ke sekolah lain.
Polemik pembubaran RSBI ini berbuntut panjang setelah Pemprov Jambi memindahkan siswa RSBI tersebut ke SMA Titian Teras (TT), sementara wali murid masih menolak.
Anggota komite wali murid RSBI, Gunawan, di Jambi menyatakan, wali murid menilai kebijakan itu bertentangan dengan undang-undang. Dalam Peraturan Pemerintah tahun 2010 tentang Pendidikan disebutkan, gubernur diharuskan mengembangkan pendidikan sekolah.
"Namun yang terjadi di Jambi, gubernur justru membubarkan sekolah yang sudah dibangun dengan dana miliaran rupiah itu," katanya.
Category: 0 komentar

Guru adalah Agen Perdamaian

JAKARTA, KOMPAS - Guru perlu aktif mempromosikan nilai-nilai kewarganegaraan, perdamaian, dan keberagaman. Sebab, guru mengemban misi menyiapkan generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab. Guru juga harus membekali muridnya dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan hidup.

Seruan bersama di Jakarta itu datang dari Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa- Bangsa (UNESCO), Badan PBB untuk Anak-anak (Unicef), Program Pembangunan PBB (UNDP), Organisasi Buruh Internasional, dan Education International.

Para guru berperan untuk membangun harapan bangsa yang ingin memiliki generasi cinta damai dan hidup harmonis dalam keragaman. Sebab, banyak anak-anak saat ini mengalami trauma akibat menyaksikan kekerasan yang ekstrem, mengalami kehancuran rumah, dan kehilangan anggota keluarga.
Category: 0 komentar

Abaikan Mahasiswa Miskin, Diberi Sanksi

SEMARANG, KOMPAS - Semua perguruan tinggi negeri di Indonesia wajib menampung 20 persen mahasiswa dari keluarga tidak mampu dari segi ekonomi dalam setiap penerimaan mahasiswa baru di semua jurusan mulai 2011.

"Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, semua perguruan tinggi negeri wajib menampung 20 persen mahasiswa miskin yang mempunyai kompetensi akademik yang memadai," kata Menteri Pendidikan Nasional, Profesor Muhammad Nuh, di Semarang, Sabtu (18/12/2010).
Hal tersebut dikatakan Mendiknas usai melantik Rektor Universitas Diponegoro Semarang Profesor Soedharto Prawata Hadi dan Rektor Universitas Negeri Semarang Profesor Sudijono Sastroatmodjo.
Category: 0 komentar

UN SMP dan SMA Dilaksanakan Mei 2011

JAKARTA, KOMPAS -  Pemerintah dan Badan Standar Pendidikan Nasional telah siap dengan formula baru penilaian kelulusan siswa dari satuan pendidikan. Untuk itu, pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2010/2011 hanya dilaksanakan satu kali pada bulan Mei 2011.

digelar pada minggu pertama Mei 2011, sedangkan untuk SMP pada minggu kedua Mei 2011. Adapun UN susulan bagi mereka yang belum mengikuti UN utama dilaksanakan satu minggu kemudian. Pada tahun ini UN ulangan ditidakan. Adapun ujian sekolah diadakan sebelum pelaksanaan UN.
Category: 0 komentar

Pelajaran Agama Islam Masuk UN

YOGYAKARTA, KOMPAS - Pelajaran agama Islam menjadi salah satu mata uji dalam ujian nasional di seluruh wilayah DI Yogyakarta untuk tahun ajaran ini. Akan tetapi , hasil ujian nasional pelajaran agama Islam tidak menjadi syarat mutlak kelulusan pelajar.
Kepala Bidang Perencanaan dan Standarisasi Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi DI Yogyakarta Baskara Aji mengatakan, ujian nasional (UN) pelajaran agama Islam (PAI) akan diselenggarakan di tingkat SD, SMP, dan SMA/SMK.
"Waktunya akan disesuaikan dengan jadwal UN," katanya di Yogyakarta, Selasa (14/12/2010).
Diperkirakan, jumlah peserta UN PAI mencapai sekitar 130 ribu pelajar atau 90 persen dari jumlah pelajar SD sampai SMA/SMK di DIY. Selain agama Islam, belum ada rencana agama lain akan turut diujikan dalam UN.
Category: 0 komentar

Dibutuhkan, Organisasi Guru yang Kuat!

JAKARTA, KOMPAS - Tidak akan pernah ada reformasi pendidikan yang fundamental di Indonesia selama tidak ada organisasi guru yang kuat, independen, dan konsisten dalam memperjuangkan kemashalatan pendidikan nasional. Pendobrak sistem pendidikan harus bermula dari guru.

Demikian diungkapkan Teten Masduki dalam dskusi Pentingnya Perlindungan Hukum bagi Guru yang diselenggarakan Forum Musyawarah Guru Jakarta (FMGJ) di Komnas HAM, Sabtu (11/12/2010). Karena menurutnya, dalam sejarah reformasi pendidikan di Amerika Serikat (AS) yang dimulai di Chicago, pendobrak perbaikan sistem pendidikan justeru dimotori oleh para guru yang tergabung dalam organisasi guru.
"Para guru kemudian bersinergi dengan para orangtua murid yang kemudian membuahkan perubahan positif dalam kebijakan pendidikan. Isu yang diangkat dalam reformasi tersebut adalah kualitas pendidikan bagi seluruh anak AS. Isu ini sangat ampuh sehingga menjadi tonggak reformasi sistem pendidikan di AS. Jadi, organisasi guru di negeri Paman Sam tersebut memiliki peran yang sangat kuat dalam reformasi pendidikan,” jelas Teten.
Category: 0 komentar

Rumus Kelulusan Berat Sebelah ?

JAKARTA, KOMPAS - Jika pemerintah menawarkan sistem kelulusan dengan pembagian hasil ujian nasional (UN) 60 % ditambah ujian akhir sekolah (UAS) 40 % dinilai belum signifikan untuk melakukan perubahan terhadap sistem kelulusan. Hal itu dikarenakan UN dan UAS masih dilakukan pada tahap akhir pembelajaran sehingga pada akhirnya UN akan tetap menjadi penentu kelulusan.



"Karena bobotnya 60 persen untuk UN maka UN akan memveto nilai UAS yang juga dilakukan pada akhir pembelajaran. Sistem ini tetap tidak memberikan rasa keadilan pada peserta didik," ujar Ketua Forum Guru Independen Indonesia (FGII) Suparman kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (13/12/2010).
Category: 0 komentar

UN..... Jalan Terus !

JAKARTA, KOMPAS — Kementerian Pendidikan Nasional dan Dewan Perwakilan Rakyat sepakat untuk tetap mengadakan ujian nasional atau UN sebagai syarat kelulusan. Namun, UN tidak memveto kelulusan.
Kelulusan seorang siswa juga tergantung pada nilai rapor selama tiga tahun dan ujian sekolah. "Tidak terjadi veto, namun Komisi X memberikan formula," ujar Wakil Ketua Komisi X Rully Chairul Azwar dalam rapat dengar pendapat di DPR, Senin (13/12/2010).
Category: 0 komentar

Siang ini, Nasib UN Diputuskan di DPR

JAKARTA, KOMPAS - Kelanjutan pelaksanaan ujian nasional (UN) 2011 akan ditentukan Senin (13/12/2010) siang ini dalam rapat kerja dengan Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh. Rapat lanjutan ini dipastikan bisa memberikan keputusan masa sidang DPR berakhir pada 18 Desember mendatang.

"Ya, pukul dua siang ini dilanjutkan di DPR," ujar Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementrian Pendidikan Nasional (PIH Kemdiknas) M Muhadjir kepada Kompas.com di Jakarta, Senin (13/12/2010).
Category: 0 komentar

Bisa Bertanya dengan Cerdas dan Tepat?

KOMPAS - Takonologi adalah ilmu yang unik tentang seni mengajukan pertanyaan yang tepat secara cerdas guna meningkatkan kualitas hidup, yaitu lebih sehat, ceria, sejahtera, damai, lebih bahagia dan penuh cinta. Mau tahu lebih jauh? Kunjungi seminar nasional "Takonologi, Budaya Berbicara dan Bertanya untuk Menulis dan Hidup Kreatif" yang berlangsung pada:
  • Hari: Kamis (16 Desember 2010)
  • Jam: 12.30 - 15.00 WIB
  • Tempat: Gedung Hardjasanusi-Arena Pameran Buku Diskon Universitas Padjajaran (Unpad), Jl Dipati Ukur 35, Bandung
  • Pembicara: Lupeng Magnum/Bagus Sujiwo (Motivator/Penulis Buku Takonology)
  • Informasi: Agupena (Asosiasi Guru/Dosen/Tenaga Kependidikan/Penulis/Pengarang
Category: 0 komentar

Conrad Wolfram: Teaching kids real math with computers...

Dari teknologi tinggi hingga aktivitas pasar yang paling sederhana banyak dan selalu didukung oleh Matematika. Tapi...., mengapa anak-anak kehilangan minat di dalamnya? Conrad Wolfram mengatakan bagian dari matematika kita mengajarkan  ( perhitungan dengan tangan ) bukan hanya membosankan, itu sebagian besar tidak relevan dengan matematika nyata dan dunia nyata. 
Wolfram menyajikan ide yang radikal: mengajar matematika anak-anak melalui pemrograman komputer. Berikut cuplikan presentasinya yang saya bilang " Amazing", silakan menikmati...
Category: 0 komentar

Evaluasi Kinerja Guru Bersertifikasi

DELISERDANG, KOMPAS - Wakil ketua Komisi D DPRD Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Syarifuddin Rosha mengatakan, kinerja dan kualitas mengajar para guru yang sudah bersertifikasi di daerah itu perlu dievaluasi secara periodik.
 "Melalui program evaluasi secara periodik akan diketahui sejauh mana kinerja masing-masing guru pemegang sertifikasi melaksanakan tugas dan pengabdian dalam upaya mencerdaskan para siswa," katanya di Lubuk Pakam, Minggu.
Category: 0 komentar

Dibentuk, Badan Penjamin Mutu Guru!

JAKARTA, KOMPAS - Peningkatan mutu guru menjadi syarat penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Komitmen pemerintah untuk menciptakan guru Indonesia yang profesional, bermartabat dan sejahtera diwujudkan dengan membentuk suatu badan baru di Kementerian Pendidikan Nasional.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan, badan dengan pejabat setingkat eselon satu itu dinamakan Badan Pengembangan Sumber Daya Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan. Pernyataan itu disampaikan Presiden pada puncak peringatan Hari Guru Nasional 2010 dan HUT Ke-65 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Kamis (2/12/2010) malam.
Category: 0 komentar

Presiden: Guru Bersiap Hadapi Abad XXI

JAKARTA, KOMPAS - Pada puncak perayaan Hari Guru Nasional 2010 dan HUT Ke-65 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Jakarta, Kamis (2/12/2010) malam, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meminta guru menyesuaikan metodologi pembelajaran dengan perkembangan abad XXI yang merupakan abad pengetahuan.


”Paradigma pendidikan semakin kompleks dan beragam. Untuk itu, guru harus lebih mengutamakan proses pendidikan untuk menjadikan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat dan pendidikan holistik,” ujarnya.
Category: 0 komentar

Mendiknas: Guru Swasta dan PNS Itu Sama!

JAKARTA, KOMPAS — Pelaporan ke Mahkamah Konstitusi  mengenai sikap diskriminatif pemerintah terhadap guru-guru swasta mendapat tanggapan dari Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Kamis (25/11/2010). Kesejahteraan guru honorer perlu juga diperhatikan, minimal kesejahteraannya disamakan.

"Silakan saja, itu hak masyarakat jika tidak ada yang setuju. Ada mekanismenya, yaitu lewat institusi MK (Mahkamah Konstitusi), jadi sah-sah saja," ucap Nuh seusai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Kamis (25/11/2010), di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional.
Category: 0 komentar

Zaman Guru dan Guru Zaman

KOMPAS - Murid adalah sosok paling dekat dengan guru. Karena itu, ”arti” guru di hadapan murid sesungguhnya kunci sukses pendidikan.
Telah tercatat sekian ”rupa” guru dalam memartabatkan muridnya. Akan tetapi, apakah dari sekian zaman yang dilalui guru itu, ia telah benar-benar dicatat untuk dimartabatkan?
Setiap kali Hari Guru datang menjelang, kali itulah refleksi untuk dan bagi guru selalu didengungkan. Ada yang menyoal penderitaan-peruntungan sampai perjuangan-penghargaan.
Namun, semua itu akan terjawab dengan berbagai versi yang bermula dan bermuara dari arti guru bagi murid dalam setiap zaman. Penentuan arti tersebut tidak terlepas dari peranan perubahan situasi sosial, politik, dan budaya.
Category: 0 komentar

Pendidikan Berbasis Karakter

KOMPAS - Dalam kajian pendidikan dikenal sejumlah ranah pendidikan, seperti pendidikan intelek, pendidikan keterampilan, pendidikan sikap, dan pendidikan karakter (watak). Pendidikan karakter berkenaan dengan psikis individu, di antaranya segi keinginan/nafsu, motif, dan dorongan berbuat.
Pendidikan karakter adalah pemberian pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan, kepedulian, tanggung jawab, kebenaran, keindahan, kebaikan, dan keimanan. Dengan demikian, pendidikan berbasis karakter dapat mengintegrasikan informasi yang diperolehnya selama dalam pendidikan untuk dijadikan pandangan hidup yang berguna bagi upaya penanggulangan persoalan hidupnya.
Category: 0 komentar

DPR Janji Tidak Keluarkan Anggaran UN

JAKARTA, KOMPAS - Komisi X DPR RI menjawab desakan masyarakat agar pemerintah meninjau ulang ujian nasional (UN), bahkan meniadakannya. DPR berjanji membuat Panitia Kerja (Panja) UN dan sedang menyusun formula UN baru yang tidak menjadikan UN sebagai penentu kelulusan.

”Tanggal 29 November 2010 nanti kami akan menggelar rapat dengan pihak Kementrian Pendidikan Nasional yang salah satunya membahas mengenai UN. Rapat ini terbuka, siapa saja yang berkepentingan silahkan datang," ujar Raihan Iskandar, Anggota Komisi X DPR RI dalam dengar pendapat dengan Education Forum di Gedung MPR/DPR RI, Rabu (24/11/2010).
Category: 0 komentar

DPR Didesak Stop UN

JAKARTA, KOMPAS- Komisi X DPR RI diminta untuk mempertanyakan alasan pemerintah yang tetap menjalankan ujian nasional (UN) pada 2011 mendatang. mendesak DPR untuk menekan pemerintah agar tidak menjadikan UN sebagai penentu kelulusan. DPR diharapkan bisa mengkaji ulang UN, bahkan meniadakan.

Desakan tersebut disampaikan oleh Education Forum yang terdiri dari Tim Advokasi Korban Ujian Nasional (UN), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Pengurus Besar Pelajar Islam Pendidikan, Tim Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, kepada Komisi X- DPR RI, Rabu (24/11/2010) di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta.
Category: 0 komentar

Sekolah Swasta Diabaikan, Sampai Kapan?

JAKARTA, KOMPAS - Dalam perjalanan sejarah bangsa ini, sekolah swasta justru punya andil luar biasa mencerdaskan kehidupan bangsa. Perguruan swasta atau sekolah-sekolah yang didirikan masyarakat justru menjadi perintis lahirnya sekolah di negeri ini.

"Pemerintah tidak bisa begitu saja melupakan peran sekolah swasta di negeri ini. Ketika banyak sekolah swasta yang butuh dukungan, pemerintah harus turun tangan. Tetapi ini tidak terjadi," kata Darmaningtyas, pengurus Majelis Luhur Perguruan Tamansiswa, di Jakarta, Senin (22/11/2010).
Pemerintah, ujar Darmaningtyas, tidak boleh menutup pada pada sekolah-sekolah swasta kecil atau gurem yang melayani anak-anak dari keluarga tidak mampu. "Kalau pemerintah tidak sungguh-sungguh membantu sekolah swasta kecil atau pinggiran, berarti pemerintah telah sangat diskriminatif pada anak-anak bangsa lainnya yang juga berhak menyelesaikan pendidikan dasar berkualitas," kata Darmaningtyas.
Category: 0 komentar

Tahu Ciri-ciri Anak "Underachiever"?

KOMPAS - Anak underachiever ADA terkait masih berlangsung di kelas dan berada KESAWAN Keluarga BANYAK. Mereka menyia-nyiakan sumber Pendidikan, mencobai kesabaran para guru, dan memanipulasi Keluarga mereka untuk melakukan Yang mereka inginkan. Pembongkaran APA ciri mereka?

Dr Sylvia Rimm, psikolog dan penulis buku best seller "See Jane Win" menuturkan, anak yangunderachieve atau seorang underachiever, kemungkinan adalah anak yang kreatif, sangat verbal dan berkemampuan matematis yang sangat tinggi. Meskipun begitu, dengan bakat dimilikinya, anak yang tergolong underachievertidak sesukses anak-anak lain di sekolahnya.
Category: 0 komentar

Sekali lagi tentang RSBI

BANGKOK, KOMPAS  - Untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak perlu melalui pendirian sekolah-sekolah berstatus rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI). Justru akan lebih efektif jika pemerintah memusatkan perhatian pada metode dan proses pengajaran, baik di RSBI maupun non-RSBI.

Hal itu dikemukakan Head of English Development British Council Danny Whitehead yang memaparkan hasil penelitian Stephen Bax dari University of Bedfordshire, Inggris, di konferensi internasional ”Language, Education, and Millenium Development Goals (MDGs)”, Kamis (11/11/2010) di Bangkok, Thailand.
Bahkan, lanjut Whitehead, RSBI sebenarnya bisa mengembangkan kurikulumnya sendiri dengan tetap berdasarkan kurikulum nasional. Pemerintah tidak perlu mengambil mentah-mentah contoh kurikulum dari negara lain.
Category: 2 komentar

Kepala Sekolah Harus Berlisensi

KLOJEN - Surya- Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 28 tahun 2010, menyebutkan untuk guru yang ingin menjadi kepala sekolah, mulai tingkat dasar sampai menengah, harus memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Untuk mendapatkan sertifikat itu, seseorang harus melalui tiga tahap, yaitu In Service Learning, On the Job Learning (OJL) dan In Presentation. “In service Learning, calon Kepsek harus memenuhi persyaratan administrasi. Kalau tahap itu sudah terpenuhi, baru akan menjalani OJL,” terang Drs Tri Suharno MPd dari Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jatim dalam Program Sertifikasi Kepala Sekolah di Malang, Rabu (10/11).
Category: 0 komentar

Guru bak Seniman, Bukan Tukang

JAKARTA, KOMPAS— Proses pendidikan di Indonesia terasa semakin jauh dalam usaha memuliakan kehidupan. Guru semakin tertantang untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Demikian diungkapkan oleh budayawan B Herry Priyono dalam orasi budaya yang disampaikan pada Konferensi Guru Nusantara (KGN) 2010 bertema "Guru Abad 21: Transformasi untuk Menjawab Tantangan Guru", 9-10 November 2010 di Unika Atmajaya, Jakarta.
"Berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan dalam konteks ini bisa dipertukarkan dengan bersekolah, agaknya saat ini menjadi sebuah jalan yang mesti dilalui oleh semua warga masyarakat yang menyebut dirinya modern," ungkap Herry.
Category: 0 komentar

Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika

JAKARTA, KOMPAS - Putra-putri Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang olimpiade matematika. Tim Indonesia yang pertama kali bergabung berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu di kompetisi China West Mathematical Olympiad yang diselenggarakan di Taiyuan, China, akhir Oktober lalu.
Medali emas dipersembahkan Johan Gunardi (SMAK V Penabur Jakarta), sedangkan Stephen Sanjaya (SMAK I Penabur Jakarta) mendapat mendali perak. Adapun medali perunggu dipersembahkan Christa Lorensia S (SMP St Laurensia Tangerang) dan Ivan Koswara (SMAK Bintang Mulia Bandung).
Category: 0 komentar

Tak Ada Cara Instan Cerdaskan Anak

JAKARTA, KOMPAS.- Tidak ada guna bagi orang tua menyertakan anaknya dalam pelatihan aktivasi otak tengah yang diklaim bisa mencerdaskan seorang anak dalam waktu singkat. Untuk membuat anak menjadi pintar, orang tua harus menekankan buah hatinya agar rajin belajar sambil membangkitkan minat dan bakat.
"Saya melihat pelatihan aktivasi otak tengah itu tidak bermanfaat karena tidak mungkin seorang anak jadi pintar dalam dua hari," ujar Guru Besar Psikologi Universitas Indonesia, Sarlito Wirawan Sarwono, Jumat (29/10/2010) di Jakarta.
Category: 0 komentar

Membantu Anak Belajar Matematika...

JAKARTA, KOMPAS - Banyak orang tua merasa sulit mengajari anak-anak mereka belajar matematika. Entah karena merasa tidak bisa atau sudah keburu alergi dengan mata pelajaran yang satu ini, orang tua, terutama ibu, lebih memilih anak-anaknya belajar matematika seutuhnya melalui kursus atau les dan juga menekankan mengerjakan pekerjaan rumah lebih banyak lagi. Padahal, ibu bisa mencoba melatih kemampuan matematika anak melalui pengalaman kehidupan sehari-hari.
Head of Student and Alumni Affairs Sampoerna School of Education (SSE) Sulandjari Rajardjo mengatakan kehidupan ibu sehari-hari tak lepas dari matematika, contohnya ketika belanja atau bahkan ketika membuat suatu masakan dan kue. Ibu bisa mencoba melatih daya matematika anaknya melalui kegiatan sehari-hari ini. "Ya harus mulai dilatih terus-menerus," ungkapnya kepada Kompas.com, Sabtu (23/10/2010).
Category: 0 komentar

Motivation to Day...

Category: 0 komentar

Siapa Bilang Perempuan Lemah Matematika?

JAKARTA, KOMPAS— Siapa yang masih menganggap perempuan lemah dalam matematika? Jika masih ada yang beranggapan demikian, mungkin seperti ungkapan gaul anak-anak muda masa kini "ke laut aje lo..."
Head of Student and Alumni Afairs Sampoerna School of Education (SSE) Sulandjari Rahardjo mengatakan, anggapan perempuan lemah dalam matematika sebenarnya tidak relevan lagi dengan kapabilitas perempuan sendiri. Anggapan ini kan, ungkapnya, muncul karena kesempatan yang terbatas bagi anak perempuan untuk belajar matematika.
Category: 0 komentar

Kenali Cara Guru Mendidik Anak di Sekolah

Waktu yang digunakan anak Anda di sekolah tak sebentar. Jadi, pastikan anak mendapat pendidikan yang tepat dan mampu mendukung tumbuh-kembang anak. Dalam memilih sekolah, orangtua juga perlu menanyakan kualitas gurunya.

Caranya, kenali karakter guru anak Anda di sekolah melalui latar belakangnya. Bukan hanya dari latar belakang pendidikannya, tetapi juga dari ekspektasinya terhadap Anda sebagai orangtua maupun anak sebagai muridnya. Sejumlah pertanyaan bisa Anda ajukan kepada guru anak di sekolah. Tujuannya untuk memastikan anak Anda dididik oleh orang yang tepat. 
Category: 0 komentar

Terungkap, PGRI Mintai Guru Rp 5 Juta!

JAKARTA,KOMPAS,  Sumber Kompas membantah pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistiyo, yang menyatakan bahwa PGRI siap membantu sepenuhnya guru-guru yang mendapat masalah hukum, baik berkaitan dengan profesionalisme maupun personal, seperti diintimidasi oleh pihak sekolah lantaran meminta transparasi keuangan. Dari narasumber ini terungkap bahwa untuk konsultasi dan bantuan hukum tersebut PGRI malah meminta sejumlah uang hingga Rp 5 juta.
Diberitakan sebelumnya di Kompas.com, Jumat (8/10/2010), Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistiyo di Jakarta mengatakan, guru yang merasa terintimidasi dapat meminta bantuan hukum dari lembaga konsultasi dan bantuan hukum (LKBH) PGRI yang ada hingga tingkat kabupaten/kota. PGRI menyatakan berkomitmen supaya guru yang menghadapi persoalan tidak serta-merta diperlakukan layaknya pelaku kriminal umum.
Category: 0 komentar