Mendiknas: Guru Swasta dan PNS Itu Sama!

JAKARTA, KOMPAS — Pelaporan ke Mahkamah Konstitusi  mengenai sikap diskriminatif pemerintah terhadap guru-guru swasta mendapat tanggapan dari Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh, Kamis (25/11/2010). Kesejahteraan guru honorer perlu juga diperhatikan, minimal kesejahteraannya disamakan.

"Silakan saja, itu hak masyarakat jika tidak ada yang setuju. Ada mekanismenya, yaitu lewat institusi MK (Mahkamah Konstitusi), jadi sah-sah saja," ucap Nuh seusai menjadi inspektur upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN), Kamis (25/11/2010), di Gedung Kementerian Pendidikan Nasional.
Category: 0 komentar

Zaman Guru dan Guru Zaman

KOMPAS - Murid adalah sosok paling dekat dengan guru. Karena itu, ”arti” guru di hadapan murid sesungguhnya kunci sukses pendidikan.
Telah tercatat sekian ”rupa” guru dalam memartabatkan muridnya. Akan tetapi, apakah dari sekian zaman yang dilalui guru itu, ia telah benar-benar dicatat untuk dimartabatkan?
Setiap kali Hari Guru datang menjelang, kali itulah refleksi untuk dan bagi guru selalu didengungkan. Ada yang menyoal penderitaan-peruntungan sampai perjuangan-penghargaan.
Namun, semua itu akan terjawab dengan berbagai versi yang bermula dan bermuara dari arti guru bagi murid dalam setiap zaman. Penentuan arti tersebut tidak terlepas dari peranan perubahan situasi sosial, politik, dan budaya.
Category: 0 komentar

Pendidikan Berbasis Karakter

KOMPAS - Dalam kajian pendidikan dikenal sejumlah ranah pendidikan, seperti pendidikan intelek, pendidikan keterampilan, pendidikan sikap, dan pendidikan karakter (watak). Pendidikan karakter berkenaan dengan psikis individu, di antaranya segi keinginan/nafsu, motif, dan dorongan berbuat.
Pendidikan karakter adalah pemberian pandangan mengenai berbagai jenis nilai hidup, seperti kejujuran, kecerdasan, kepedulian, tanggung jawab, kebenaran, keindahan, kebaikan, dan keimanan. Dengan demikian, pendidikan berbasis karakter dapat mengintegrasikan informasi yang diperolehnya selama dalam pendidikan untuk dijadikan pandangan hidup yang berguna bagi upaya penanggulangan persoalan hidupnya.
Category: 0 komentar

DPR Janji Tidak Keluarkan Anggaran UN

JAKARTA, KOMPAS - Komisi X DPR RI menjawab desakan masyarakat agar pemerintah meninjau ulang ujian nasional (UN), bahkan meniadakannya. DPR berjanji membuat Panitia Kerja (Panja) UN dan sedang menyusun formula UN baru yang tidak menjadikan UN sebagai penentu kelulusan.

”Tanggal 29 November 2010 nanti kami akan menggelar rapat dengan pihak Kementrian Pendidikan Nasional yang salah satunya membahas mengenai UN. Rapat ini terbuka, siapa saja yang berkepentingan silahkan datang," ujar Raihan Iskandar, Anggota Komisi X DPR RI dalam dengar pendapat dengan Education Forum di Gedung MPR/DPR RI, Rabu (24/11/2010).
Category: 0 komentar

DPR Didesak Stop UN

JAKARTA, KOMPAS- Komisi X DPR RI diminta untuk mempertanyakan alasan pemerintah yang tetap menjalankan ujian nasional (UN) pada 2011 mendatang. mendesak DPR untuk menekan pemerintah agar tidak menjadikan UN sebagai penentu kelulusan. DPR diharapkan bisa mengkaji ulang UN, bahkan meniadakan.

Desakan tersebut disampaikan oleh Education Forum yang terdiri dari Tim Advokasi Korban Ujian Nasional (UN), Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Pengurus Besar Pelajar Islam Pendidikan, Tim Advokasi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, kepada Komisi X- DPR RI, Rabu (24/11/2010) di Gedung MPR/DPR RI, Jakarta.
Category: 0 komentar

Sekolah Swasta Diabaikan, Sampai Kapan?

JAKARTA, KOMPAS - Dalam perjalanan sejarah bangsa ini, sekolah swasta justru punya andil luar biasa mencerdaskan kehidupan bangsa. Perguruan swasta atau sekolah-sekolah yang didirikan masyarakat justru menjadi perintis lahirnya sekolah di negeri ini.

"Pemerintah tidak bisa begitu saja melupakan peran sekolah swasta di negeri ini. Ketika banyak sekolah swasta yang butuh dukungan, pemerintah harus turun tangan. Tetapi ini tidak terjadi," kata Darmaningtyas, pengurus Majelis Luhur Perguruan Tamansiswa, di Jakarta, Senin (22/11/2010).
Pemerintah, ujar Darmaningtyas, tidak boleh menutup pada pada sekolah-sekolah swasta kecil atau gurem yang melayani anak-anak dari keluarga tidak mampu. "Kalau pemerintah tidak sungguh-sungguh membantu sekolah swasta kecil atau pinggiran, berarti pemerintah telah sangat diskriminatif pada anak-anak bangsa lainnya yang juga berhak menyelesaikan pendidikan dasar berkualitas," kata Darmaningtyas.
Category: 0 komentar

Tahu Ciri-ciri Anak "Underachiever"?

KOMPAS - Anak underachiever ADA terkait masih berlangsung di kelas dan berada KESAWAN Keluarga BANYAK. Mereka menyia-nyiakan sumber Pendidikan, mencobai kesabaran para guru, dan memanipulasi Keluarga mereka untuk melakukan Yang mereka inginkan. Pembongkaran APA ciri mereka?

Dr Sylvia Rimm, psikolog dan penulis buku best seller "See Jane Win" menuturkan, anak yangunderachieve atau seorang underachiever, kemungkinan adalah anak yang kreatif, sangat verbal dan berkemampuan matematis yang sangat tinggi. Meskipun begitu, dengan bakat dimilikinya, anak yang tergolong underachievertidak sesukses anak-anak lain di sekolahnya.
Category: 0 komentar

Sekali lagi tentang RSBI

BANGKOK, KOMPAS  - Untuk meningkatkan mutu pendidikan tidak perlu melalui pendirian sekolah-sekolah berstatus rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI). Justru akan lebih efektif jika pemerintah memusatkan perhatian pada metode dan proses pengajaran, baik di RSBI maupun non-RSBI.

Hal itu dikemukakan Head of English Development British Council Danny Whitehead yang memaparkan hasil penelitian Stephen Bax dari University of Bedfordshire, Inggris, di konferensi internasional ”Language, Education, and Millenium Development Goals (MDGs)”, Kamis (11/11/2010) di Bangkok, Thailand.
Bahkan, lanjut Whitehead, RSBI sebenarnya bisa mengembangkan kurikulumnya sendiri dengan tetap berdasarkan kurikulum nasional. Pemerintah tidak perlu mengambil mentah-mentah contoh kurikulum dari negara lain.
Category: 2 komentar

Kepala Sekolah Harus Berlisensi

KLOJEN - Surya- Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No 28 tahun 2010, menyebutkan untuk guru yang ingin menjadi kepala sekolah, mulai tingkat dasar sampai menengah, harus memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh pemerintah.
Untuk mendapatkan sertifikat itu, seseorang harus melalui tiga tahap, yaitu In Service Learning, On the Job Learning (OJL) dan In Presentation. “In service Learning, calon Kepsek harus memenuhi persyaratan administrasi. Kalau tahap itu sudah terpenuhi, baru akan menjalani OJL,” terang Drs Tri Suharno MPd dari Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jatim dalam Program Sertifikasi Kepala Sekolah di Malang, Rabu (10/11).
Category: 0 komentar

Guru bak Seniman, Bukan Tukang

JAKARTA, KOMPAS— Proses pendidikan di Indonesia terasa semakin jauh dalam usaha memuliakan kehidupan. Guru semakin tertantang untuk bisa mencapai tujuan tersebut. Demikian diungkapkan oleh budayawan B Herry Priyono dalam orasi budaya yang disampaikan pada Konferensi Guru Nusantara (KGN) 2010 bertema "Guru Abad 21: Transformasi untuk Menjawab Tantangan Guru", 9-10 November 2010 di Unika Atmajaya, Jakarta.
"Berangkat dari pemahaman bahwa pendidikan dalam konteks ini bisa dipertukarkan dengan bersekolah, agaknya saat ini menjadi sebuah jalan yang mesti dilalui oleh semua warga masyarakat yang menyebut dirinya modern," ungkap Herry.
Category: 0 komentar

Indonesia Raih Emas Olimpiade Matematika

JAKARTA, KOMPAS - Putra-putri Indonesia kembali mengharumkan nama bangsa di ajang olimpiade matematika. Tim Indonesia yang pertama kali bergabung berhasil meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu di kompetisi China West Mathematical Olympiad yang diselenggarakan di Taiyuan, China, akhir Oktober lalu.
Medali emas dipersembahkan Johan Gunardi (SMAK V Penabur Jakarta), sedangkan Stephen Sanjaya (SMAK I Penabur Jakarta) mendapat mendali perak. Adapun medali perunggu dipersembahkan Christa Lorensia S (SMP St Laurensia Tangerang) dan Ivan Koswara (SMAK Bintang Mulia Bandung).
Category: 0 komentar